in

Manfaat Daun Kemangi, Efek Samping, dan Cara Mengolahnya!

Manfaat daun kemangi – Pernahkah Grameds mencicipi daun kemangi? Kalau kamu orang Sunda atau pernah tinggal lama di Tanah Sunda, daun satu ini pasti udah gak asing lagi buat kamu, kan? Atau jangan-jangan, kamu sering mengonsumsinya?

Daun kemangi memang merupakan salah satu jenis daun yang populer di Indonesia, terutama di beberapa wilayah Tanah Sunda seperti Garut, Bogor, Bandung, dan beberapa wilayah lainnya. Di daerah ini, daun kemangi biasanya dijadikan sebagai pelengkap hidangan.

Beda dengan kebanyakan daun lainnya, daun kemangi memiliki ukuran yang mungil, dengan tekstur permukaan halus, dan warnanya yang hijau cerah. Dengan penampilannya ini, gak heran kalau daun kemangi sering digunakan sebagai garnish suatu hidangan.

Namun bentuk serta warnanya yang menarik bukan satu-satunya alasan kenapa daun kemangi disukai. Satu hal yang paling istimewa dari daun ini adalah, daun kemangi mengeluarkan aroma yang harum. Makanya di banyak daerah Sunda, daun kemangi bukan hanya digunakan sebagai hiasan makanan, tapi juga dimakan mentah sebagai lalapan.

Selain menambah selera makan, menjadikan daun kemangi sebagai lalapan juga dipercaya dapat mengusir bau mulut yang mungkin akan muncul setelah makan. Namun mengusir bau mulut juga bukan satu-satunya manfaat yang dimiliki oleh daun mungil satu ini.

Nyatanya, meski ukurannya terbilang mungil, daun kemangi memiliki sejumlah manfaat untuk tubuh kita. Jadi, apa aja sih manfaat daun kemangi ini? Cari tahu jawabannya sama-sama, yuk!

Tanaman kemangi dan selasih yang selama ini kurang diminati dan hanya dijadikan pengisi lahan, ternyata menawarkan nilai tambah yang baru karena potensi tanaman tersebut memiliki manfaat yang beragam. Buku Untung Berlipat dari Budidaya Kemangi & Selasih, memuat informasi tentang prospek, peluang usaha, teknik budidaya dan penanganan daun kemangi dan selasih. Dapatkan bukunya dengan membuka tautan di bawah ini!

Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan

Daun kemangi merupakan jenis lalapan favorit banyak orang Sunda. Bukan cuma bikin mulut jadi ikutan wangi, mengkonsumsi daun ini juga sangat baik untuk kesehatan, lho!

  • Meningkatkan sistem imun tubuh

Memiliki sistem imun atau kekebalan tubuh yang kuat sangatlah penting. Ini karena semakin tinggi sistem imunitas seseorang, maka semakin jarang juga dia terkena suatu penyakit. Kebalikannya, semakin lemah sistem kekebalan tubuh yang kita punya, maka semakin sering juga kita terserang berbagai penyakit.

Entah itu penyakit menular ringan seperti flu dan batuk, hingga berbagai penyakit mematikan seperti kanker pun bisa menyerang jika sistem kekebalan tubuh kita rendah. Padahal, meningkatkan sistem kekebalan atau imunitas tubuh itu gak susah, lho! Ada banyak cara yang bisa kita coba. Selain menjaga pola hidup tetap sehat, dan mengkonsumsi vitamin secara rutin, kamu juga bisa mengkonsumsi daun kemangi secara rutin.

Daun kemangi mengandung antioksidan berupa flavonoid yang cukup tinggi. Flavonoid inilah yang nantinya dapat melindungi tubuh dari kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas. Bukan hanya memiliki flavonoid, daun kemangi juga mengandung vitamin C yang lagi-lagi, dapat bermanfaat dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

 

  • Menurunkan stres dan meredakan rasa cemas

Pekerjaan yang menumpuk dan menuntut untuk segera diselesaikan, masalah di rumah, dan berbagai aktivitas lainnya gak jarang membuat kita merasa cemas. Jika dibiarkan, rasa cemas itu berubah jadi stres dan bahkan tertekan jika dibiarkan.

Sama seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan stres dan meredakan kecemasan sebenarnya bisa dilakukan dengan banyak cara. Beberapa orang biasanya lebih memilih healing ke suatu tempat, melakukan hobi yang dia suka, menyantap makanan favorit, hingga mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan oleh psikiater.

Selain beberapa cara di atas, kamu yang mengalami stres ringan mungkin bisa rajin-rajin mengonsumsi daun kemangi. Daun kemangi mengandung senyawa eugenol dan antosianin. Eugenol sendiri dikenal dengan fungsinya sebagai pereda rasa nyeri, sedangkan antosianin mampu melawan radikal bebas dan menurunkan berbagai risiko terkena penyakit mematikan.

Terakhir, di dalam tubuh, daun kemangi juga mampu mengubah dirinya menjadi adaptogen, sebuah zat alami yang membantu tubuh tetap rileks dan terhindar dari masalah gangguan kecemasan.

 

  • Mencegah kanker

Dari semua penyakit yang ada di dunia ini, kanker masih menduduki daftar teratas sebagai penyakit paling mematikan di dunia. Meski metode pengobatan untuk kanker saat ini cukup beragam, namun tetap aja gak mudah bagi manusia untuk mengalahkan penyakit satu ini.

Jadi, kanker memang gak bisa ditebak. Kadang orang yang hidupnya super sehat pun masih memiliki risiko terkena kanker. Namun fakta itu, gak seharusnya membuat kita menyerah dan menurunkan perlindungan terhadap penyakit ini.

Mengonsumsi daun kemangi bisa menjadi salah satu cara paling mudah untuk mencegah sel kanker berkembang biak di tubuh kita. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, daun kemangi memiliki sejumlah antioksidan yang juga ampuh untuk melindungi tubuh dari kanker yang disebabkan oleh radikal bebas.

Namun tentu saja mengonsumsi daun kemangi aja gak akan cukup. Efek baiknya akan semakin maksimal jika dibarengi dengan pola hidup dan pola makan yang sehat.

 

  • Meredakan infeksi

Kondisi tubuh manusia itu berbeda satu dengan yang lainnya. Ada orang yang jarang sakit, ada orang yang gampang sakit. Ada orang yang kalau luka, lama sembuhnya. Tapi lebih banyak lagi orang yang lukanya cepat sembuh.

Normalnya ketika kita terluka, kita akan menggunakan obat merah atau perban untuk melindungi luka dari infeksi sekaligus untuk mempercepat proses penyembuhannya. Nah selain dua cara tersebut, mengonsumsi daun kemangi juga dipercaya dapat mencegah bahkan meredakan infeksi yang disebabkan oleh luka.

Ini karena daun kemangi memiliki sifat anti jamur yang dapat membantu luka cepat mengering sekaligus mencegah terjadinya infeksi. Selain itu, kandungan senyawa eugenol pada daun kemangi juga ampuh banget untuk meredakan rasa nyeri yang muncul akibat luka.

 

  • Baik untuk jantung

Bukan hanya berfungsi untuk meredakan rasa nyeri, senyawa eugenol yang terkandung dalam daun kemangi ternyata juga sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung kita, lho Grameds! Alasannya karena eugenol dapat mencegah saluran kalsium yang berefek pada menurunnya risiko naiknya tekanan darah dan penyakit jantung.

Manfaat lain yang gak kalah oke dari daun mungil berwarna hijau cerah ini adalah, daun kemangi mengandung magnesium yang sangat dibutuhkan tubuh kita untuk meningkatkan aliran darah serta menurunkan tekanan darah. Nah dengan manfaatnya yang luar biasa, gak heran kalau daun satu ini sangat baik dikonsumsi oleh mereka yang memiliki riwayat hipertensi.

 

  • Mengusir nyamuk penyebab demam berdarah

Selain ampuh buat mengusir bau mulut, daun kemangi juga ampuh banget buat ngusir nyamuk Aedes aegypti yang merupakan nyamuk penyebab demam berdarah. Dalam banyak penelitian membuktikan bahwa daun kemangi yang sudah diekstrak dapat dijadikan obat nyamuk.

Aroma daun kemangi yang kuat sangat dibenci oleh nyamuk dan kebanyakan serangga. Selain itu, ekstrak daun kemangi juga sangat beracun bagi larva nyamuk.

 

  • Mencegah munculnya jerawat

Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang dialami oleh hampir semua orang, termasuk laki-laki. Bedanya, para laki-laki bisa menanggapinya dengan kalem. Namun hal itu gak berlaku untuk kaum perempuan.

Bagi perempuan, penampilan adalah hal yang penting buat diperhatikan. Makanya gak heran kalau banyak perempuan merasa gak nyaman dengan kemunculan jerawat yang suka datang tiba-tiba itu. Jadi, jerawat sebenarnya merupakan hal kulit yang wajar, selama jumlahnya gak terlalu banyak dan menyebabkan masalah serius bagi kulit.

Untuk mengatasi jerawat, kamu bisa mencoba menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung daun kemangi. Gak banyak orang tahu, daun kemangi ternyata sangat baik untuk kulit.

Daun hijau ini memiliki sifat anti-inflamasi untuk mencegah timbulnya jerawat di wajah. Oh ya, selain mencegah munculnya jerawat, daun kemangi juga ampuh untuk membersihkan pori-pori, lho!

Efek Samping dari Daun Kemangi yang Harus Diwaspadai

Gak dipungkiri, daun kemangi memiliki sejumlah manfaat untuk tubuh kita. Baik itu untuk kesehatan tubuh maupun kulit. Meski begitu, daun kemangi juga memiliki sejumlah efek samping yang akan dirasakan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Berikut beberapa efek samping daun kemangi yang patut kamu waspadai!

 

  • Menyebabkan masalah pernapasan

Senyawa eugenol pada daun kemangi memang punya sejumlah manfaat baik untuk tubuh. Namun senyawa ini juga bisa berubah menjadi masalah serius kalau kamu mengonsumsi kemangi secara berlebihan.

Senyawa eugenol yang berlebihan pada tubuh bisa menyebabkan masalah seperti nafas pendek, rasa terbakar pada lidah maupun tenggorokan, hingga jantung berdebar.

 

  • Menyebabkan pendarahan

Orang-orang yang mengonsumsi obat anti penggumpalan darah juga sebaiknya gak mengonsumsi daun kemangi atau apapun yang mengandung daun kemangi. Terutama, kamu juga gak boleh mengonsumsinya bersamaan dengan obat anti penggumpalan.

Mengonsumsi keduanya secara bersamaan atau hanya dalam jarak yang singkat dapat menyebabkan pendarahan serius, dan itu jelas sangat berbahaya bagi tubuh kita.

 

  • Masalah kesuburan

Meski menyantap daun kemangi sebagai lalapan sangat enak, namun hal ini gak dianjurkan buat pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, atau justru sedang hamil. Masalahnya adalah, mengkonsumsi daun kemangi secara berlebihan dapat menyebabkan masalah kesuburan.

Selain itu, mengkonsumsi daun kemangi saat sedang hamil juga bisa menyebabkan perkembangan sel jadi gak normal, dan itu jelas sangat amat berbahaya bagi janin yang ada di dalam kandungan.

 

  • Menyebabkan hipoglikemia

Daun kemangi memang dapat menurunkan kadar gula darah, dan untuk itu, daun satu ini terlarang bagi mereka yang punya hipoglikemia. Hipoglikemia adalah kondisi dimana kadar gula darah dalam tubuh berada di bawah batas normal.

Hipoglikemia sendiri ditandai dengan banyak gejala. Mulai dari tubuh terasa lemas dan berkeringat, cemas dan mudah merasa lelah, jantung berdebar, mual, hingga wajah pucat dan tubuh yang gemetar.

Mengkonsumsi daun kemangi saat kamu mengalami hipoglikemia dapat membuat kondisimu semakin parah. Jadi daripada kamu kenapa-kenapa, akan lebih baik kalau kamu menghindari mengkonsumsi daun satu ini, ya! Terakhir, hindari juga mengkonsumsi daun kemangi bersama obat anti acetaminofen.

 

  • Alergi

Alergi identik dengan kacang-kacangan atau seafood. Namun sebenarnya bukan hanya dua makanan itu yang bisa menyebabkan alergi. Selain keduanya, daun kemangi juga bisa memunculkan reaksi alergi pada orang-orang tertentu.

Alergi daun kemangi ditandai dengan beberapa gejala seperti gatal pada kulit, bengkak, sakit perut, susah bernafas setelah mengkonsumsi daun kemangi. Jika kamu mengalami reaksi berat seperti sakit perut atau kesulitan bernafas, segera pergi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Buku Pilih Obat Kimia atau Obat Herbal, akan dijelaskan mengenai obat kimia dan obat herbal baik secara definitif hingga kelemahan dan kekurangan. Selain itu juga diberikan contoh tujuan penggunaan obat kimia maupun herbal. Segera dapatkan bukunya dengan membuka tautan di bawah ini!

Cara Mengolah Daun Kemangi

pexels.com/monicore

Daun kemangi biasanya dimakan langsung sebagai lalapan. Aroma daun kemangi yang harum akan membuat makanan apapun terasa semakin nikmat. Namun, selain dimakan langsung bersama hidangan lain, daun kemangi juga bisa diolah dengan cara lain. Berikut dua cara mengolah daun kemangi yang bisa kamu coba!

 

  • Dijadikan minuman

Menjadikan daun kemangi sebagai lalapan merupakan cara yang paling populer untuk menyantap daun kemangi. Tapi selain bisa dimakan langsung, daun kemangi juga bisa dikonsumsi sebagai minuman.

Caranya, pilih empat sampai lima lembar daun kemangi segar. Kemudian cuci daun hingga bersih dan terbebas dari kotoran. Didihkan air hingga mendidih, kemudian masukkan lembaran daun kemangi.

Rebus daun hingga airnya berubah warna menjadi hijau. Setelah airnya berubah warna, segera matikan api, dan pindahkan air rebusan ke gelas. Diamkan air daun kemangi hingga suhunya hangat.

Daun kemangi bisa dinikmati selagi hangat atau dibiarkan hingga dingin, kamu juga bisa menambahkan madu agar rasanya lebih enak. Air rebusan daun kemangi ini dipercaya dapat mengatasi masalah asam lambung. Meski begitu, sebelum meminumnya, akan lebih baik kalau kamu mengkonsultasikannya dengan dokter, ya!

 

  • Dijadikan pelengkap masakan

Kemangi terkenal dengan aromanya yang wangi. Makanya gak heran kalau banyak orang seringkali menambahkan daun kemangi ke berbagai masakannya untuk membuat aroma masakan jadi semakin harum.

Meski menambah daun kemangi ke masakan bikin rasa maupun aromanya jadi makin nikmat, sebaiknya kamu menghindari menambahkan daun kemangi ke makanan bercita rasa pedas. Bukan karena akan mempengaruhi rasanya, melainkan karena penambahan daun kemangi pada masakan bercita rasa pedas dapat memicu naiknya asam lambung. Lagian, kan gak lucu kalau setelah makan GERD kamu kambuh!

Aturan Meminum Air Rebusan Daun Kemangi

Daun kemangi memang berukuran kecil, namun tetap aja, kamu gak bisa sembarangan mengkonsumsinya. Beberapa orang dengan masalah alergi, kehamilan, atau memiliki kadar gula darah yang rendah sebaiknya gak mengkonsumsi daun kemangi atau apapun yang mengandung daun kemangi.

Hal yang sama juga berlaku untuk air rebusan daun kemangi. Kamu gak bisa mengkonsumsinya sembarangan. Supaya tetap aman, yuk perhatikan dulu beberapa aturan di bawah ini!

  1. Pertama, hindari mengkonsumsi rebusan daun kemangi secara berlebihan. Meski sehat, mengkonsumsi minuman ini secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah seperti mual dan pusing. Normalnya, air rebusan daun kemangi diminum dua kali sehari, di pagi dan sore hari.
  2. Hindari mengkonsumsi daun kemangi dalam keadaan perut kosong. Pastikan kamu sudah makan sebelum meminumnya. Mengkonsumsi air rebusan daun kemangi saat perut kosong dapat menyebabkan mual.
  3. Meski daun kemangi sering dimakan bersama sambal, namun cara ini sebenarnya gak dianjurkan sama sekali. Mengkonsumsi daun kemangi dengan makanan bercita rasa pedas hanya akan menaikkan asam lambung kamu dan membuat perut terasa gak nyaman. Kalau sudah begitu, kamu terpaksa mengkonsumsi obat lambung untuk mengatasinya.
  4. Untuk kamu yang punya GERD atau masalah dengan lambung lainnya, sebaiknya kamu lebih dulu berkonsultasi dengan dokter. Terutama kalau kondisi lambung kamu sudah cukup parah, daun kemangi atau air rebusan kemangi jelas merupakan makanan yang harus dihindari.

Obat herbal adalah obat yang terbuat dari bahan alami yang berasal dari tumbuhan, hewan, atau mineral. Definisi jamu sering dikacaukan dengan obat tradisional. Buku Obat Herbal Andalan Keluarga, Terampil Meramu Sendiri Obat Alami di Rumah, mengupas tuntas tata cara meracik berbagai obat herbal untuk berbagai penyakit sesuai prosedur standar ilmu kesehatan. Kamu yang tertarik dengan pengobatan herbal, bisa mendapatkan bukunya dengan membuka tautan di bawah ini!

Manfaat daun kemangi memang beragam, rasanya juga enak, dan meninggalkan efek segar di mulut. Namun mengkonsumsi daun kemangi juga gak boleh sembarangan. Semua tentu harus disesuaikan dengan kondisi tubuh saat itu. Terutama kamu yang sedang hamil, memiliki masalah hipoglikemia, dan asam lambung, sebaiknya gak mengkonsumsi daun satu ini.

Untuk Grameds yang sedang mencari buku yang berkaitan dengan daun kemangi dan tanaman herbal lainnya, bisa mengunjungi gramedia.com. Sebagai #SahabatTanpaBatas, kami selalu berusaha untuk menyediakan produk terbaik dan terbaru untuk Grameds, supaya kamu memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Siti Marliah

Sumber:

  • https://www.klikdokter.com/info-sehat/kesehatan-umum/manfaat-daun-kemangi
  • https://nutriflakes.id/blog/cara-mengolah-daun-kemangi-untuk-asam-lambung/#:~:text=Daun%20kemangi%20dapat%20diminum%20dua,asam%20lambung%20tinggi%20yang%20parah
  • https://www.fimela.com/amp/3830455/efek-samping-yang-dapat-timbul-karena-kemangi
  • https://www.alodokter.com/potensi-manfaat-daun-kemangi-sayur-sehat-yang-tidak-perlu-dimasak

Baca juga:

Written by Ratih

Menekuni dunia SEO writing selama 6 tahun dengan minat terhadap dunia parenting, kuliner, dan gaya hidup. Berlatarbelakang pendidikan Ilmu Komunikasi, saya mendapatkan insight terkait berbagai jenis penulisan serta diperkaya dengan teknik SEO agar bisa mengembangkan tulisan ke arah digital.