Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED)

Profile
  

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNSOED berdiri berdasarkan SK Dirjen DIKTI Nomor:  29/Dikti/Kept/1984 tanggal 17 Mei 1984. Lalu pada tahun 1985, dibuka 2 program studi baru yaitu Program Studi Sosiologi dan Program Studi Ilmu Administrasi Negara di bawah naungan Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman.

Pada tahun 1983,  melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 0377/0/1993, tanggal 21 Oktober 1993, maka Program Studi Sosiologi dan Program Studi Ilmu Administrasi Negara yang semula bernaung di bawah Fakultas Hukum telah resmi menjadi Fakultas Ilmu Sosial dn Ilmu Politik (FISIP).

Berdasarkan SK Dirjen Dikti Nomor : 337/Dikti/Kept/1998 pada tanggal 23 September 1998, FISIP UNSOED membentuk Program Studi baru yaitu Program Studi Ilmu Komunikasi.

Dua tahun kemudian melalui Surat Keputusan Dirjen Dikti Nomor: 18/Dikti/Kept/2000, tanggal 7 Februari 2000 dibuka Program Studi Ilmu Politik. Pada Tanggal 30 April 2001, program Studi Magister Ilmu Administrasi berdiri berdasar Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi No. 112/Dikti/Kept/2001. Kemudian, pada tanggal 9 Juni 2010, dibuka juga Program Studi Hubungan Internasional berdiri berdasarkan SK Dikti Nomor : 72/D/0/2010.

Show More

    Pada tahun 2015, FISIP kembali mendapatkan kepercayaan dengan dibukanya Program Studi Magister Sosiologi berdasar SK Kemenristekdikti Nomor SK No. 10/KPT/I/2015 dan Program Studi Magister Ilmu Komunikasi berdasar SK Kemenristekdikti Nomor 457/KPT/I/2016 tanggal 8 November 2016 . Dengan demikian hingga tahun 2016 ini FISIP Unsoed memiliki 5 jurusan program sarjana dan 3 program studi pascasarjana.

    Pada bulan September 2006, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menerima penggabungan dari Jurusan Ilmu Budaya yang semula Program Sarjana Bahasa dan Sastra. Didalam Jurusan Ilmu Budaya meliputi Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris. Namun, berdasar Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 21 tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Ilmu Budaya berpisah dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Kemudian, mulai tahun 2015 berdiri sendiri menjadi Fakultas Ilmu Budaya.

    Pada tanggal 1 Januari 2015, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik hanya memiliki lima jurusan yaitu Jurusan Soiologi, Administrasi Negara, Ilmu Komunikasi, Ilmu Politik dan Hubungan Internasional, dan ditambah dengan Program Pasca Sarjana dengan tiga Program Studi yaitu Program Studi Magister Ilmu Administrasi, Magister Sosiologi, dan Magister Ilmu Komunikasi.

    Pada tanggal 22 Nopember 2013 Program Studi Ilmu Administrasi Negara memperoleh status akreditasi A berdasarkan Keputusan BAN-PT Nomor 237/SK/BAN-PT/Ak-XI/S1/XVI/S/XI/2013 yang berlaku hingga tanggal 22 Nopember 2018. Program Studi Sosiologi terakreditasi A berdasar SK BAN-PT Nomor 1122/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2015, tanggal 31 Oktober 2015 yang berlaku pula hingga 5 tahun mendatang yaitu tanggal 31 Oktober 2020. Program Studi Ilmu Komunikasi memperoleh status akreditasi A berdasarkan SK BAN-PT Nomor 139/SK/BAN-PT/Akred/S/IV/2015 berlaku hingga tanggal 6 April 2020. Program Studi Ilmu Politik juga memperoleh status akreditasi A berdasarkan SK BAN-PT Nomor 1074/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2015 berlaku tanggal 19 September 2015 hingga tanggal 19 September 2020 dan Program Studi S2 Ilmu Administrasi memperoleh areditasi A berdasar SK BAN-PT Nomor 2938/SK/BAN-PT/Akred/M/XII/2016 berlaku hingga tanggal 1 Desember 2021. Sedangkan Program studi Hubungan Internasional memperoleh akreditasi B berdasarkan SK BAN-PT Nomor 348/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2014, berlaku 29 Agustus 2014 hingga 29 Agustus 2019.

    Guna mendukung proses pembelajaran, FISIP UNSOED memiliki infrastruktur perkuliahan yang memadai seperti ruang perkuliahan dan laboratorium, yakni Laboratorium Komputer, Bahasa, Komunikasi, Manajemen & Kebijakan Publik, Sosiologi, Politik serta Hubungan Internasional.

    FISIP UNSOED memiliki Visi yaitu “Unggul dalam pengembangan ilmu sosial dan ilmu politik di tingkat internasional berbasis kearifan lokal”. FISIP UNSOED terus membenahi kegiatan belajar dan mengajar, serta sarana dan prasana yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia dan bersiap menjadi kampus kelas dunia melalui kerja sama dengan mitra luar negeri.

    FISIP UNSOED juga memiliki Misi yaitu

    1. Menyelenggarakan pendidikan tingkat sarjana dan pascasarjana yang unggul di bidang ilmu sosial dan politik yang berbasis kearifan lokal.
    2. Menyelenggarakan penelitian bidang sosial dan politik yang berorientasi untuk pengembangan ilmu dan penyelesaian masalah, terutama yang relevan dengan pengembangan sumber daya berbasis kearifan lokal.
    3. Menyelenggarakan pengabdian pada masyarakat berbasis hasil penelitian untuk pemberdayaan masyarakat lokal yang berkontribusi langsung maupun tidak langsung bagi peningkatan harkat kemanusiaan dan kesejahteraan serta mewujudkan perdamaian.

    Sampai saat ini, seluruh Program Studi Sarjana FISIP telah mendapat Akreditasi A dari Kemenristek Dikti. Akreditasi A menunjukkan bahwa program studi yang berada di bawah FISIP memiliki kualitas dan mutu yang terjamin dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Tentu saja, meskipun mendapatkan akreditasi A, setiap program studi tidak akan berhenti berinovasi dan terus melakukan kerja-kerja yang bermanfaat bagi fakultas, universitas, dan masyarakat secara keseluruhan. Setiap program studi didukung oleh kualifikasi tenaga pengajar yang terdiri dari lulusan universitas ternama, baik dalam maupun luar negeri. Hal tersebut memberikan nilai lebih pada pertukaran kultural dan ide dalam model pendidikan dan pengajaran.

    Alumni FISIP telah memberikan prestasi yang membanggakan bagi almamater dengan menempati posisi-posisi strategi dalam pemerintahan, baik pemerintahan pusat maupun pemerintahan daerah. Selain itu, lulusan FISIP juga berkontribusi terhadap pembangunan negeri melalui keterlibatan dalam organisasi-organisasi non-pemerintahan dan perusahaan swasta/ multinasional.Berkenaan dengan hal tersebut, FISIP turut memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para alumni yang dengan besar hati kembali mengunjungi kampus untuk menularkan ilmu dan pengalamannya kepada civitas akademika FISIP.

Akreditasi Jurusan Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED)

  • Program Studi Sarjana Ilmu Administrasi Negara Terakreditasi A
  • Program Studi Magister Ilmu Administrasi Terakreditasi A
  • Program Studi Sarjana Sosiologi Terakreditasi A
  • Program Studi Magister Sosiologi Terakreditasi B
  • Program Studi Sarjana Ilmu Komunikasi Terakreditasi A
  • Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Terakreditasi B
  • Program Studi Sarjana Ilmu Politik Terakreditasi A
  • Program Studi Sarjana Hubungan Internasional Terakreditasi A

Program Pendidikan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED)

  • Program Sarjana Sosiologi
  • Program Sarjana Ilmu Komunikasi
  • Program Sarjana Ilmu Administrasi Negara
  • Program Sarjana Ilmu Politik
  • Program Sarjana Hubungan Internasional
  • Program Magister Ilmu Komunikasi
  • Program Magister Sosiologi
  • Program Magister Administrasi Publik

Fasilitas Pada Fakultas FISIP Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED)

1. Sport Center:

Sarana Olahraga yang ada di UNSOEDA terdiri dari lapangan Sepakbola, dan atletic track yang berstandar Internasional. Lapangan Tenis Outdoor, GOR Bulu Tangkis, tempat Fitness dan Aerobik. Sarana Olahraga ini bisa digunakan oleh mahasiswa dan masyarakat umum.

2. Rusunawa UNSOED

Rumah Susun Sederhana Sewa atau Rusunawa biasa digunakan untuk tempat penginapan mahasiswa baru UNSOED. Rusunawa UNSOED memiliki fasilitas yang lengkap

3. Klinik Pratama UNSOED

Klinik Pratama Soedirman merupakan pusat pelayanan kesehatan di bawah Badan Pengelola Usaha Universitas Jenderal Soedirman. Diresmikan oleh Rektor Unsoed Dr. Ir. Achmad Iqbal, M.Si. pada tanggal 19 Maret 2018 dan terletak di Kampus Unsoed Kalibakal, Jalan Jenderal Soedirman Timur, Purwokerto Selatan.

4. Auditorium UNSOED

Graha widyatama atau lebih dikenal dengan nama Auditorium Graha widyatama merupakan salah satu gedung serbaguna aset terbesar Unsoed. Selain digunakan untuk mahasiswa UNSOED dan sivitas UNSOED, auditorium ini juga bisa digunakan untuk masyarakat umum.

5. Gedung Soemarjito

Gedung Soemardjito adalah gedung pertemuan serbaguna yang juga dikelola oleh BPU. Gedung ini juga bisa digunakan untuk masyarakat umum.

Profesi / Karir Untuk Jurusan di FISIP

Raih nilai tertinggi dalam ujian masuk Universitas Jenderal Soedirman dengan Berlangganan di Edutore Sekarang!

Dapatkan Diskon sebesar 50% dengan memasukkan kode Voucher GRAMEDIA50

Prestasi
Mahasiswa Fisip Unsoed Juara 2 Kompetisi Tenis Meja Tingkat Jawa Tengah & DIY
2018
Tim Tenis Meja Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman berhasil meraih juara 2 dalam Kompetisi Tenis Meja Economics Sport Competitions ( ESC ) Tingkat Jawa Tengah & DIY tahun 2018. Acara yang diselenggarakan oleh UKM Olahraga Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman berlangsung selama 2 hari pada tanggal 20-21 November 2018 di Komplek GOR Satria Purwokerto – Banyumas. Perwakilan Mahasiswa Fisip Unsoed yang maju dalam ajang Kompetisi Tenis Meja ESC 2018 ini adalah Ekatjipta Ekadipta (Ilmu Komunikasi), Subagja Al Buysra Basnur (Ilmu Politik), Haliza Fauziah (Administrasi Negara) dan Temmy Dwi Mahendra serta Gugun Wardiono (Ilmu Politik) selaku Official Tim. Kompetisi yang diikuti sebanyak 8 tim dari berbagai perguruan tinggi yang ada di wilayah Jawa Tengah & DIY ini merupakan ajang tahunan yang telah menjadi ajang positif bagi mahasiswa se-Jawa Tengah untuk menunjukan kemampuan terbaiknya dalam ajang olahraga khususnya Tenis Meja. Kompetisi Tenis Meja ESC 2018 se-Jawa Tengah & DIY ini juga menjadi sarana untuk pengembangan diri, meningkatkan kepercayaan diri, serta sebagai ajang silaturahmi antar mahasiswa dan perguruan tinggi. Peningkatan kepercayaan diri baik secara pengalaman maupun mental sangat diperlukan bagi para atlit agar kedepannya bisa terus meraih prestasi untuk Fisip tercinta.
Mahasiswi Ilmu Komunikasi Juara Keroncong Se-Jateng
2018
Betania Asih Haskari , Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jenderal Soedirman berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Daerah (Peksimida) XIV Jawa Tengah yang bertempat di Universitas Diponegoro Semarang. Mahasisiwi Ilmu Komunikasi Angkatan 2017 ini meraih Juara I pada lomba untuk Tangkai Seni Suara Keroncong Putri pada Pekan Seni yang berlangsung pada 23 – 25 Agustus 2018 lalu. Pekan Seni ini adalah program yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti, yang bekerjasama dengan Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Jawa Tengah. Pelaksanaan Peksimida bertujuan untuk meningkatkan karakter , kualitas, dan kemampuan praktik mahasiswa dalam menumbuhkan apresiasi terhadap seni, baik seni rupa, seni pertunjukan, penulisan sastra, seri rupa dan lainnya. Sebanyak 50 perguruan tinggi se-Jawa Tengah tercatat mengikuti ajang Peksimida ini.Untuk kategori Pop diikuti 32 putra dan 50 putri; kategori dangdut dikuti 19 putra dan 33 putri; kategori keroncong diikuti 14 putra dan 26 putri; dan kategori seriosa diikuti sembilan putra dan 20 putri. Betania, sebagai penyandang Juara I akan mewakili Jawa Tengah dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Nasional (Peksiminas) XIV di Yogyakarta pada pertengahan Oktober yang akan datang.
Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unsoed Raih Medali Emas
2018
Prestasi terus diraih oleh delegasi dari Universitas Jenderal Soedirman / Unsoed. Kali ini dari di ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) XIV Provinsi Jawa Tengah pada tangkai Baca Puisi Putra. Adalah Ifan Mulia Alanhudi (Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fisip Unsoed) yang berhasil membawa satu medali emas di ajang ini. Peksimida yang berlangsung pada 11 – 12 Agustus 2018 di Universitas Pancasakti Tegal merupakan program yang diselenggarakan oleh Kemenristekdikti, yang bekerjasama dengan Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Jawa Tengah. Tercatat sejumlah 44 Perguruan Tinggi baik PTN, dan PTS mengikuti kegiatan ini. Pelaksanaan Peksimida bertujuan untuk meningkatkan karakter , kualitas, dan kemampuan praktik mahasiswa dalam menumbuhkan apresiasi terhadap seni, baik seni rupa, seni pertunjukan, penulisan sastra, seri rupa dan lainnya. Pada Peksimida XIV yang bertempat di Universitas Pancasakti Tegal, Unsoed mengirimkan 5 delegasi yang terdiri tangkai lomba baca puisi 2 orang mahasiswa, dan penulisan karya sastra 3 orang mahasiswa. Selain dua lomba tersebut, Ajang Peksimida XIV juga melombakan lomba Seni Suara yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 – 25 Agustus 2018 di Universitas Diponegoro Semarang. Ifan merasa bersyukur atas raihan prestasi ini,. “Saya akan mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba ditingkat Nasional pada ajang Peksiminas yang dijadwalkan akan berlangsung di Yogyakarta pada bulan Oktober 2018”, ungkapnya.
Mahasiswa HI Torehkan Prestasi di Art Summit 3.0
2017
Kompetisi merupakan salah satu cara bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri dan melatih keterampilan. Salah satunya melalui kegiatan Art Summit 3.0. Art Summit merupakan kegaiatan kompetisi budaya yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Hubungan Internasional Koordinasi Wilayah 4 yang meliputi wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada kesempatan kali ini Art Summit 3.0 bertempat di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga sebagai panitia penyeleggara. Delegasi HI FISIP hadir dengan 23 personil. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 25 November lalu mengusung tema “Journey to Unity”. Tema tersebut direalisasikan ke dalam empat cabang lomba yaitu vocal grup, tari tradisional, cultural diplomacy dan akustik. Cultural Diplomacy merupakan acara yang berbentuk pembuatan stand diplomacy dimana berisikan informasi dan edukasi suatu negara. Pada kesempatan kali ini delegasi HI FISIP hanya dapat berpartispasi ke dalam tiga cabang lomba yaitu tari tradisional, cultural diplomacy, dan akustik. Setiap cabang lomba memiliki isu dan tema tersendiri seperti pada cabang tari tradisional delegasi HI FISIP mendapatkan tema tari tradisional dari Sumatera Barat yaitu tari piring, pada cabang cultural diplomacy mendapatkan tema negara Taiwan, sedangkan pada cabang lomba Akustik semua peserta menyanyikan lagu wajib Indonesia Jaya. Rasa syukur dan bangga atas capaian delegasi HI FISIP yang memperoleh predikat juara pada cabang lomba Tari Tradisional dengan mendapatkan predikat juara ketiga. Namun pada dua cabang lomba akustik dan cultural diplomacy belum dapat meraih predikat juara. Meski demikian delegasi HI FISIP telah memberikan usaha terbaiknya dalam setiap cabang lomba dan diharapkan perlombaan seperti ini dapat memacu dan memotivasi mahasiswa HI untuk selalu berprestasi di kemudian waktu.
Mahasiswa FISIP Juarai Festival Seni Mahasiswa Tingkat Nasional
2017
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman kembali menorehkan prestasi di ajang kompetisi tingkat nasional. Prestasi membanggakan ini diraih oleh Danang Dwi Satria, mahasiswa jurusan Sosilogi, Fisip Unsoed angkatan 2013. Danang berhasil menjadi juara pada Festival Seni Mahasiswa Tingkat Nasional yang diadakan di Yogyakarta. Festival yang diselenggarakan di Universitas Negeri Yogyakarta ini diikuti oleh wakil-wakil dari berbagai universitas di Indonesia. Bertempat di Abdulah Sigit Hall Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta, Festival Seni Mahasiswa Tingkat Nasional dilaksanakan selama tiga hari (18-20 April 2017) sekaligus untuk memperingati Dies Natalis UNY ke -53. Danang menampilkan talentanya secara prima sehingga dapat menyisihkan peserta yang lain. Lagu “Keroncong Moritsko” yang dinyanyikannya mengantarkannya sebagai Juara II dan memperoleh medali perak.
Mahasiswi Komunikasi FISIP UNSOED Unjuk Prestasi Tingkat Nasional
2016
Selama dua hari ini pesan broadcast Juara I Vokal Putri PEKSIMINAS atas nama Dea Muhita Khaerani menjadi viral di media social Unsoed khususnya FB. Semua terbawa aura kemenangan mahasiswa komunikasi angkatan 2013 ini. Ucapan selamat dan turut berbangga bahwa mahasiswa Unsoed dapat berprestasi hingga tingkat nasional. Ajang PEKSIMINAS XIII (Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Nasional) dengan tuan rumah Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara berlangsung sepekan 11-17 Oktober 2016. Kabar kemenangan Dea berawal dari WA Drs. Bambang Widodo, M.Par (official tim Unsoed) kepada Rindyanti Desniar Nugraheni, salah satu Juri Vokal di tingkat Universitas. “Sekedar Info Bhw Ananda Dhea Muhita K (angkatan) 2013 Juara 1 POP Putri PEKSIMINAS 2016, Nuwun” bahasa halus Pak Dodit ini semakin membawa aura kebahagiaan tersendiri. Pesan inilah yang selanjutnya di upload di laman FB-nya. Wakil Dekan III FISIP Unsoed juga sangat mengapresiasi keberhasilan mahasiswi cantik ini. Pada laman Facebook-pun Beliau menuliskan ‘Mahasiswa FISIP Unsoed kembali menorehkan prestasi yang membanggakan di tingkat Nasional. Dea Muhita Khaerani dari Jurusan Ilmu Komunikasi menjadi Juara I Cabang Solo Vokal Pop Putri pada PEKSIMINAS XIII (Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Nasional) di Kendari, Sulawesi Tenggara’. Kebahagiaan dirasakan pula oleh Dekan Fisip Unsoed Dr. Ali Rokhman yang turut memandu rombongan Unsoed di Kendari Sulawesi Tenggara. Sebenarnya Mursya Federly turut menjadi finalis Peksimida hanya kurang beruntung, belum mendapatkan piala ditingkat nasional ini. Dekan sangat mengapresiasi, terlebih karena keduanya adalah mahasiswa Fisip Unsoed. Prestasi Dea Muhita Khaerani semakin membuktikan bahwa mahasiswa Fisip Unsoed mampu bersaing ditingkat Nasional serta membanggakan almamater, tutur Dekan Fisip Unsoed.
Video

Event
Prosesi Yudisium Periode Wisuda Maret 2020
March 4, 2020 - 08:30 AULA Fisip, Universitas Jenderal Soedirman Diberitahukan kepada seluruh calon wisudawan dan wisudawati Periode Wisuda Maret 2020, bahwa pelaksanaan Prosesi Yudisium Ketiga akan di laksanakan pada: Pakaian : Atas Putih Bawah Hitam, Jas Almamater