Contoh Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang – Menyusun sebuah laporan laba rugi perusahaan dagang tidaklah semudah yang kita bayangkan. Karena kita membutuhkan pengetahuan yang tepat untuk mendapatkan laporan yang sesuai dengan neraca dan arus kas yang valid berdasarkan periode waktu tertentu.
Jadi untuk kamu yang sedang diberi tugas oleh kantor atau tugas kuliah/organisasi untuk membuat laporan laba rugi. Mungkin mencari informasi tentang contoh dan cara pembuatan laporan laba rugi perusahaan dagang adalah solusi yang terbaik.
Dan pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi yang cukup detail yang berkaitan dengan pembuatan laporan laba rugi perusahaan dagang di bawah ini.
Daftar Isi
1. Cara membuat laporan laba rugi perusahaan dagang
Lalu bagaimana cara membuat laporan laba rugi perusahaan dagang? Untuk dapat membuat laporan laba rugi perusahaan dibutuhkan banyak informasi seperti yang kami jelaskan berikut.
1.1 Tujuan Membuat Laporan Laba Rugi
Dalam membuat laba rugi perusahaan dagang umumnya memiliki beberapa manfaat atau tujuan, seperti :
- Mengetahui jumlah pajak perusahaan
- Mengecek efektivitas dan efisiensi usaha dagang berdasarkan dari nilai dan biaya
- Mengecek laba dan rugi perusahaan dari waktu ke waktu atau dalam periode waktu tertentu sehingga bisa dijadikan sebagai evaluasi perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.
Setiaplaporan keuangan memiliki fungsi dan tujuannya masing-masing. Begitu pula dengan laporan laba rugi yang memiliki tujuan yang berbeda dengan laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, dan berbagai laporan keuangan lainnya yang secara detail dibahas dalam buku Cara Mudah Menyusun Laporan Keuangan Perusahaan Jasa.
2. Unsur Utama dalam Membuat Laporan Laba Rugi
Jika kamu ingin membuat laporan laba rugi maka dibutuhkan sebuah laporan perusahaan dalam periode tahunan. Dan dalam pembuatan laporan laba rugi ini ada beberapa elemen yang tidak boleh terlewatkan seperti pendapatan, beban, keuntungan dan kerugian.
2.1 Pendapatan (Revenue)
Elemen ini merupakan elemen wajib ada dalam sebuah laporan laba rugi karena kita harus menghitung semua pendapatan masuk dari setiap penjualan, dari bunga penjualan dan juga pendapatan lainnya. Dalam menghitung sebuah pendapatan kita juga harus mengetahui faktor lainnya seperti diskon, tunjangan penjualan dan retur barang rusak serta faktor lainnya yang dapat mempengaruhi penjualan.
Selain itu pendapatan juga bisa dalam bentuk deviden, sewa, bunga, ongkos serta jasa ataupun fee. Misalnya perusahaan service dan aksesoris motor pastinya ada pendapatan masuk dari ongkos service atau perbaikan motor rusak.
2.2 Beban (Expenses)
Beban disini dimaksudkan adalah sebuah pengorbanan yang ditanggung oleh perusahan dagang dalam menjalankan suatu bisnis. Misalnya saja dalam bisnis pastinya da beban gaji, beban sewa, beban penjualan, beban perlengkapan, beban asuransi, beban pajak, beban penyusutan, beban telepon, serta beban lainnya.
2.3 Keuntungan (Profit)
Atau biasa dikenal dengan laba bersih ini merupakan kelebihan pendapatan yang didapatkan dari hasil penjualan bersih yang dikurangi beberapa beban lainnya seperti biaya pajak dan biaya operasional serta beban pokok penjualan.
2.4 Kerugian (Loss)
Kerugian adalah ketika perusahaan mendapatkan laba lebih kecil dari beban yang ditanggung perusahaan.
Degan adanya laporan laba rugi, sebuah perusahaan dapat mengetahui kondisi keuangan perusahaan sebagai bentuk pertanggungjawaban keuangan kepada para petinggi dan pemangku kepentingan seperti halnya yang dibahas pada buku Audit Laporan Keuangan dibawah ini.
3. Berbagai Laba dalam Laporan Laba Rugi
Dalam menjalankan suatu perusahaan dagang ada beberapa jenis laba yang harus diketahui seperti laba kotor, laba operasi, laba sebelum pajak dan laba bersih. Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya dari jenis-jenis laba dalam perhitungan laba rugi.
3.1 Laba Kotor
Ini merupakan perhitungan dari pendapatan penjualan bersih dikurangi dengan harga pokok penjualan. Laba kotor ini juga diukur dari pendapatan langsung perusahaan dari penjualan produk dalam periode waktu tertentu. Dengan mengetahui laba kotor ini, kamu bisa mengidentifikasi langsung kemampuan dari perusahaan yang dijalankan apakah bisa menutup biaya produknya atau tidak.
3.2 Laba Operasi
Laba satu ini adalah selisih antara penjualan dari beban operasi dan biaya operasi. Dengan mengetahui laba operasi, kita dapat mengidentifikasi apakah perusahaan mampu menghasilkan pendapatan atau tidak.
3.3 Laba Sebelum Pajak
Laba ini merupakan jumlah laba yang didapatkan oleh setiap perusahaan sebelum dikenakan pajak penghasilan. Untuk rumus perhitungan laba sebelum pajak adalah laba operasi dikurangi dengan pendapatan produk.
3.4 Laba Bersih
Laba ini merupakan kelebihan dari hasil penjualan atau pendapatan bersih yang dibandingkan dari harga pokok penjualan setelah dipotong dengan pajak penghasilan dan biaya operasi.
Umumnya laba bersih ini berdasarkan atau terpengaruh dari beban pokok penjualan, pendapatan, tarif pajak penghasilan dan beban operasional.
Untuk dapat memahami perbedaan laba ini, Grameds harus memeahami laporan keuangan wajib terlebih dahulu khususnya bagi kamu yang ingin terjun ke dunia manajer keuangan, investor, maupun kreditur yang dalam kesehariannya tidak akan lepas dari laporan keuangan. Pelajari caranya melalui buku Mudah Membaca Laporan Keuangan dibawah ini.
4. Persiapan Menyusun Laporan Laba Rugi
Dalam menyusun laporan laba rugi dibutuhkan neraca lajur yang digunakan untuk mempermudah pembuatan kolom laba rugi pada neraca saldo. Dalam pembuatan atau penyusunan laporan laba rugi umumnya ada beberapa langkah yang harus kita lalui, seperti :
- Menentukan jenis laporan keuangan dalam bentuk laporan laba rugi
- Menuliskan identitas perusahaan di bagian header laporan laba rugi
- Menuliskan periode atau jangka waktu tertentu laporan laba rugi yang akan dibuat
Setelah 3 komponen penyusun laporan di atas telah kamu tentukan, kamu juga tidak boleh melewatkan beberapa komponen utama dalam penulisan laba rugi, seperti :
- Total Pendapatan
- Total Beban
- Total Laba Rugi ( Dihitung dari selisih pendapatan dan total beban )
Agar dapat menguasai penulisan laporan laba rugi dan keuangan lainnya, Grameds dapat menjadikan buku Penyusunan Dan Analisis Laporan Keuangan Pemerintah Daerah sebagai referensi.
5. Contoh Format Membuat Laba Rugi Perusahaan Jasa dan Dagang
Umumnya dalam penyusunan laporan laba rugi perusahaan jasa dan dagang ada 2 format yang berbeda yaitu Single step income statement dan Multiple Step Income Statement.
Untuk penjelasan lengkap tentang kedua format ini silahkan baca penjelasan berikut :
5.1 Single Step
Format single step semua keuntungan dan pendapatan umumnya ditempatkan pada awal laporan kemudian baru dilanjutkan dengan mencatatkan semua kerugian dan biaya dalam operasi perusahaan.
Selisih antara keuntungan, biaya, pendapatan, dan juga kerugian akan dihasilkan laba kotor, kemudian selisih antara pajak penghasilan dan laba kotor akan dihasilkan perhitungan laba bersih.
5.2 Multiple step
Untuk format laporan laba rugi multiple step setiap transaksi operasional perusahan akan dipisah-pisahkan dengan transaksi yang bersifat non operasi. Kemudian akan membandingkan antara beban dan biaya dengan pendapatan yang saling berkaitan. Saat laba operasional dihasilkan maka aka nada perbedaan antara aktivitas tidak biasa dengan aktivitas biasa.
5.3 Elemen laba rugi multiple step
Dalam membuat laporan laba rugi dengan multiplei step ada beberapa elemen yang menjadi unsur utama yang wajib ada dalam pembuatan laporan. Berikut ini adalah elemen-elemennya.
5.3.1 Penjualan Bersih/Pendapatan
Penjualan bersih atau pendapatan merupakan penghasilan yang didapatkan dari seluruh kegiatan operasional yang ada dalam perusahaan. Untuk menghitung total pendapatan ini adalah dengan menghitung total pendapatan kotor dikurangi dengan retur, diskon dan tunjangan dalam penjualan lainnya.
5.3.2 Harga pokok penjualan atau disingkat HPP
Elemen ini merupakan biaya dalam perusahaan dagang yang utama yang mewakili apakah perusahan dibayar untuk pembelian persediaan suatu barang yang akan dijual.
5.3.3 Gross Profit atau Laba Kotor
Elemen ini merupakan hitungan dari penjualan bersih yang dikurangi dengan harga pokok penjualan barang. Elemen ini digunakan umumnya sebagai pertimbangan apakah perusahaan harus mengurangi atau menaikan biaya HPP.
5.3.4 Biaya Operasional
Ini merupakan elemen pengeluaran yang hitungannya diluar dari biaya HPP saat perusahaan beraktivitas dalam penjualan produk. Pada format laporan multi step biaya operasionalnya dibagi menjadi 2 yaitu biaya admin dan biaya penjualan.
Biaya admin merupakan biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan manajemen bisnis seperti biaya asuransi, gaji manajemen, biaya persediaan, biaya penyusutan peralatan kantor dan biaya lainnya.
Sedangkan biaya penjualan merupakan biaya yang dikeluarkan digunakan sebagai pemasaran dan penjualan seperti memberikan komisi dan gaji pemasaran, biaya perjalanan pemasaran, biaya sewa, biaya iklan dan biaya utilitas lainnya.
5.3.5 Pendapatan Operasional
Elemen ini dihitung berdasarkan nilai laba kotor yang dikurangi dengan biaya operasional. Sehingga pendapatan ini dapat mewakili dari jumlah pendapatan yang didapatkan langsung dari aktivitas operasional utamanya.
5.3.6 Pengeluaran Lainnya dan Pendapatan
Elemen ini tidak ada kaitan langsung dengan penjualan produk, contohnya seperti beban bunga, pendapatan, perpajakan, keuntungan penjualan aset dan lain-lainnya.
5.3.7 Laba Bersih
Untuk menghitung elemen ini kamu bisa menambahkan pendapatan operasional dengan pendapatan lainnya kemudian terakhir dikurangi dengan biaya lain-lain dalam operasional perusahaan.
6. Pembagian laba di dalam laporan laba rugi
Untuk pembuatan laba dalam laporan laba rugi ada 5 jenis laba yang harus kamu ketahui, seperti :
6.1 Laba kotor
Ini merupakan tolak ukur untuk mendapatkan hasil pendapatan langsung dari penjualan produk dalam satu periode tertentu. Laba kotor juga sering dikenal dengan pendapatan dari penjualan bersih yang dihitungnya dengan dikurangi harga pokok penjualan. Dengan mengetahui hitungan laba kotor ini perusahaan bisa mendapatkan nilai yang bisa menutup biaya produksi.
6.2 Laba operasi
Ini merupakan laba yang dihitung dari selisih penjualan dan seluruh biaya dan juga beban operasi dari perusahaan. Umumnya laba operasi digunakan untuk dijadikan tolak ukur perusahaan dalam mendapatkan penghasilan dari aktivitas bisnis.
6.3 Laba Sebelum Pajak
Laba ini merupakan jumlah laba yang dihasilkan sebelum dikurangi dengan pajak penghasilan dan laba ini tidak mempengaruhi jumlah pajak penghasilan.
6.4 Laba Bersih
Laba bersih merupakan sisa dari keuntungan penjualan perusahaan dibandingkan harga pokok penjualan kemudian dikurangi dengan pajak penghasilan dan beban operasional perusahan. Perhitungan ini digunakan untuk menentukan apakah perusahaan mendapatkan untung atau tidak. Laba bersih ini dipengaruhi dari beberapa elemen seperti pendapatan, beban pokok penjualan, beban operasi dan pajak penghasilan.
6.5 Laba Operasi Berjalan
Laba ini merupakan laba yang didapatkan dari operasional perusahaan yang dipotong setelah dikurangi bunga dan pajak.
Lalu bagaimana contoh laporan laba rugi single step dan multiple step? Untuk mengetahui gambaran tabel laporannya silahkan simak penjelasan berikut.
Dengan begitu kompleks pembagian yang ada pada laporan laba rugi, kamu harus memahami cara membaca laporan keuangan yang benar. Grameds dapat mempeleajarinya pada buku Rahasia Cepat Menguasai Laporan Keuangan Dengan Akuntansi Dasar.
7. Contoh laporan laba rugi single step
Jika kamu ingin mengetahui contoh laporan laba rugi single step, kamu bisa mencontoh penulisan laporan laba rugi berikut ini :
PT MAJU TERUS PANTANG MUNDUR
LAPORAN LABA RUGI SINGLE STEP
31 Desember 2021
Penjualan bersih |
100.000.000 |
|
Harga pokok penjualan |
70.000.000 |
|
Laba kotor |
30.000.000 |
|
Beban usaha: | ||
Beban penjualan |
1.000.000 |
|
Beban administrasi dan umum |
2.500.000 |
|
3.500.000 |
||
Laba usaha |
26.500.000 |
|
Pendapatan di luar usaha: | ||
Pendapatan bunga |
750.000 |
|
Laba bersih sebelum pajak |
27.250.000 |
|
Pajak penghasilan |
5.000.000 |
|
Laba bersih setelah pajak |
22.250.000 |
Cara Membaca Hasil Laporan Laba Rugi Single step PT MAJU TERUS PANTANG MUNDUR
- Penjualan
Laba Kotor Perusahaan PT MAJU TERUS PANTANG MUNDUR sebesar Rp 30 juta per 31 desember 21. Laba kotor ini didapatkan dari penjualan bersih Rp 100 juta dikurangi dengan harga pokok penjualan Rp 30 juta.
- Beban operasional
Perusahaan PT MAJU TERUS PANTANG MUNDUR mengeluarkan biaya beban perusahaan sebesar Rp 3,5 juta. Sehingga laba usaha yang didapatkan adalah sebesar Rp 30 juta – Rp 3,5 juta adalah Rp 26 juta 500 ribu.
- Pendapatan diluar usaha
Untuk nominal pendapatan di luar usaha adalah Rp 750 ribu. Untuk menghitung pendapatan diluar usaha maka Rp 750 ribu ditambah Rp 26 juta 500 ribu menghasilkan pendapatan diluar usaha sebesar Rp 27 juta 250 ribu.
- Pajak
Setiap perusahaan pastinya akan dikenakan pajak penghasilan maka untuk mendapatkan laba bersih setelah pajak Rp 5 juta adalah Pendapatan diluar usaha Rp 27 juta 250 ribu dikurangi Rp 5 juta adalah Rp 22 juta 250 ribu.
8. Contoh laporan laba rugi multi step
Untuk contoh laporan laba rugi multi step bisa kamu dapatkan gambaran dan referensi dari tabel berikut ini.
Note : Untuk mempermudah perhitungan laporan laba rugi ini sebaiknya kamu gunakan aplikasi seperti Microsoft Excel.
Itulah tadi 2 contoh laporan laba rugi yang dapat kami berikan kepada kamu yang membutuhkan gambaran pembuatan laporan laba rugi perusahaan dagang. Kamu tinggal memilih salah satu dari contoh format laporan di atas, baik format single step ataupun multistep.
9. Contoh buku pembuatan laporan laba rugi
Jika kamu mencari referensi dari buku akuntansi tentang laporan laba rugi, maka kami sarankan kamu untuk membeli buku dengan judul Dari Catatan Keuangan jadi Laporan Laba Rugi yang ditulis oleh Lilis Setiawati.
Jadi dengan memiliki buku pembuatan laporan laba rugi ini, kamu bisa lebih ahli dalam membuat laporan untuk perusahaan. Sehingga perusahaan yang kamu kelola sekarang bisa memiliki perhitungan keuntungan dan kerugian yang lebih detail.
Selain buku tersebut juga ada buku akuntansi keuangan lainnya:
Auditing Dan Asurans: Integrated And Comprehensive Edition (Pemeriksaan Akuntansi Berbasis Standar Audit Internasional)
Materi Terkait Laporan Laba Rugi
- Accrued Revenue
- Akun Nominal
- Amortisasi
- Asas Tunai
- Audit
- Contoh Pembukuan Penjualan
- Contoh Invoice Tagihan / Faktur
- Contoh Neraca Lajur
- Pengertian Audit
- Akuntansi Sektor Publik
- Aset Tetap, Lancar, dan Tidak Lancar
- Cara Menghitung Biaya Produksi
- Debit dan Kredit
- Apa Itu Saldo: Pengertian dan Jenisnya
- Depresiasi Ekonomi
- Exprense Ratio
- Jenis-jenis Aktiva
- Jurnal Penyesuaian
- Defesiensi
- Invoice Perorangan ke Prusahaan
- Jurnal Umum
- Jurnal Penutup
- Konsep Dasar Akuntansi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang
- Laporan Keuangan Perusahaan Dagang
- Loan To Deposit
- Monthly Recurring Revenue
- Nama-Nama Akun
- Pengertian Akuntansi Biaya
- Pendapatan Diterima di Muka
- Pendapatan Kotor
- Pendapatan Bersih
- Pendekatan Pengeluaran
- Pengertian Akuntansi Keuangan
- Perbedaan Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Manajemen
- Persamaan Dasar Akuntansi
- Rekonsiliasi Bank
- Revenue Cycle Management
- Sejarah Akuntansi di Indonesia
- Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
- Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang
- Siklus Akuntansi Perusahaan Manufaktur
- Sistem Informasi Akuntansi
- Prospek Kerja Jurusan Akuntansi
- Sejarah Akuntansi di Indonesia
- Teori Akuntansi
- Unearned Revenue
- Quick Ratio Adalah
Sekian informasi yang dapat kami sampaikan tentang contoh dan cara pembuatan laporan laba rugi perusahaan dagang. Semoga dengan adanya informasi lengkap tentang laporan laba rugi ini kamu bisa membuat laporan sendiri dan bisa mengevaluasi apakah perusahaan yang dijalankan menghasilkan profit yang baik ataukah malah merugi.
Leave a Comment